Perum Jasa Tirta II terus melakukan koordinasi dan penanganan pascakejadian banjir pada 4–5 Mei 2026 yang berdampak pada wilayah SS Kedunggede, Cibeet, Bekasi, dan sekitarnya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Seksi Cipamingkis, diketahui bahwa Pintu Intake Saluran Induk Cibarusah serta Pintu Penguras Kiri Bendung Cipamingkis sempat tidak dapat dioperasikan akibat material pasir dan batu yang terbawa arus banjir. Sebagai langkah penanganan cepat, Seksi Cipamingkis telah melaksanakan beberapa upaya, antara lain Pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat, Perbaikan panel pintu air sebelah kiri menuju Saluran Induk Cibarusah, Perbaikan pintu penguras lumpur, Pemeliharaan genset pendukung operasional. Selain itu, hasil koordinasi dengan Seksi Lemahabang dan Bekasi menunjukkan bahwa kondisi saat ini secara umum dalam keadaan aman dan terkendali. Adapun kegiatan yang masih berlangsung berupa pekerjaan normalisasi di beberapa titik sebagai tindak lanjut penanganan di lapangan. Perum Jasa Tirta II terus berkomitmen menjaga keandalan infrastruktur sumber daya air melalui langkah cepat, koordinatif, dan berkelanjutan demi memastikan layanan air tetap optimal bagi masyarakat. Bersama, kita jaga infrastruktur air untuk ketahanan dan keberlanjutan.