Perum Jasa Tirta II terus memperkuat langkah antisipatif dalam menghadapi dampak musim kemarau berkepanjangan guna menjaga keberlanjutan pelayanan air irigasi dan mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Kamis, 8 Oktober 2026, Direktur Operasi dan Pemeliharaan Perum Jasa Tirta II, Bapak Anton Mardiyono, melaksanakan kunjungan lapangan ke wilayah kerja Perum Jasa Tirta II Unit Wilayah III, dengan meninjau sejumlah area terdampak kekeringan, diantaranya yakni Saluran Sekunder (SS) Pamanukan di Kabupaten Subang, serta area SS Sukra dan Anjatan di Kabupaten Indramayu. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi ketersediaan dan distribusi air irigasi di lapangan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi akibat musim kemarau. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya PJT II dalam memperkuat koordinasi serta merumuskan langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terukur agar penyaluran air dapat terus dioptimalkan, khususnya bagi lahan pertanian yang terdampak kekeringan. Melalui penguatan monitoring, optimalisasi pengelolaan jaringan irigasi, serta sinergi dengan para pemangku kepentingan, PJT II berkomitmen untuk terus mengupayakan pemerataan distribusi air hingga wilayah hilir sehingga kebutuhan air bagi sektor pertanian dapat terpenuhi secara optimal. Langkah ini merupakan wujud komitmen PJT II untuk terus hadir menjaga keandalan pelayanan air, mendukung produktivitas pertanian, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan musim kemarau.